Khamis, 8 Mac 2007


Ummul Mu’minin Khadijah binti Khuwailid radhiyallahu ‘anha


يَانِسَاءَ النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِنَ النِّسَاءِ
“Wahai isteri-isteri Nabi, (kedudukan) kalian bukanlah seperti wanita-wanita yang lainnya.” (al-Ahzab: 32)


النَّبِيُّ أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنْفُسِهِمْ وَأَزْوَاجُهُ أُمَّهَاتُهُمْ
“Nabi itu lebih berhak untuk dicintai kaum mukminin daripada diri mereka sendiri, sedangkan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka (kaum mukminin).” (al-Ahzab: 6)


Keutamaan Ummul Mu’minin Khadijah bin Khuwailid
radiyallahu ‘anha

Nasab Ummul Mu’minin Khadijah radiyallahu ‘anha dari jalur ayahnya.
Telah berkata Ibn Ishaq: Khadijah adalah anak perempuan kepada Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushai bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luai bin Ghalib bin Fihr

Nasab Ummul Mu’minin Khadijah radiyallahu ‘anha dari jalur ibunya. Telah berkata Ibn Ishaq: Ibu Khadijah bernama Fathimah binti Za’idah bin al-Aslam bin Rawalah bin Hajar bin Abd bin Ma’ish bin Amir bin Luia bin Ghalib bin Fihr. Ibu kepada Fathimah adalah Qalabah bin Su’aid bin Saad bin Sahm bin Amr bin Hushaish bin Ka’ab bin Luai bin Ghalib bin Fihr

Keutamaan Ummul Mu’minin Khadijah al-Kubra radiyallahu ‘anha disisi Allah dan rasulNya

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda: “Allah tidak memberi kepadaku pengganti isteri yang lebih baik dari dia (Khadijah radiyallahu ‘anha). Ia beriman di kala semua orang mengengkari kenabianku. Ia membenarkan kenabianku di kala semua orang mendustakan diriku. Ia menyantuni diriku dengan hartanya di kala semua orang tidak mahu menolongku. Melalui dia Allah menganugerahi anak kepadaku, tidak dari isteri yang lain.” (Ibn Abdil Barr di dalam al-Isti’ab)


Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :"Khadijah beriman kepadaku ketika orang-orang mengingkari. Dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan. Dan dia memberikan hartanya kepadaku ketika orang-orang tidak memberiku apa-apa. Allah mengaruniai aku anak darinya dan mengharamkan bagiku anak dari selain dia." (Hadits riwayat: Imam Ahmad dalam "Musnad"-nya, 6/118)


Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda yang bermaksud: "Empat wanita yang terbaik ialah Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, Maryam binti Imran, dan Asiah binti Muzahim isteri kepada Firaun." (Muhibuddin al-Tabari, Dhakha'ir al-Uqba fi Manaqib Dhawi al-Qurba, hl. 42; al-Hakim dalam al-Mustadrak, Juzuk 3, hlm. 157).


Diriwayatkan daripada Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu katanya: Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: Sebaik-baik wanita adalah Mariam binti Imran dan Sebaik-baik wanita juga adalah Khadijah binti Khuwailid. (Hadits riwayat: Imam Muslim)


Hadis Abdullah bin Abu Aufa radiyallahu ‘anhu: Diriwayatkan daripada Ismail katanya: Aku bertanya Abdullah bin Abu Aufa: Tidakkah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah menyampaikan berita gembira kepada Khadijah mengenai sebuah rumah di dalam syurga. Beliau menjawab: Ya, baginda menyampaikan berita gembira kepadanya mengenai sebuah rumah di dalam syurga yang diperbuat dari mutiara, di dalamnya tidak ada kebisingan dan kesusahan. (Hadits riwayat: Imam Muslim)


Diriwayatkan daripada Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu katanya: Jibril datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan berkata: Wahai Rasulullah! Ini Khadijah yang membawa kepada kamu satu bekas yang terdapat di dalamnya lauk, makanan atau minuman. Apabila beliau sampai kepada kamu, sampaikan salam aku kepadanya dan salam dari tuhannya. Sampaikan berita gembira kepadanya mengenai sebuah rumah di dalam syurga yang dibuat dari mutiara, di dalamnya tidak ada kebisingan dan kesusahan. (Hadits riwayat: Imam al-Bukhari dan Muslim)


Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha katanya:”Saya tidak cemburu kepada seorang perempuan seperti cemburunya saya kepada Khadijah. Sesungguhnya Tuhan telah menyuruh Nabi untuk menyampaikan berita gembira kepada Khadijah akan memperoleh rumah di dalam syurga.” (Hadits riwayat: Imam al-Bukhari)


Hadis ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha katanya: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyampaikan berita gembira kepada Khadijah binti Khuwailid mengenai sebuah rumah di dalam syurga. (Hadits riwayat: Imam Muslim)


Diriwayatkan daripada Sayyidatina ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha katanya: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyampaikan berita gembira kepada Khadijah binti Khuwailid mengenai sebuah rumah di dalam syurga.


Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, katanya: Kecemburuanku kepada isteri-isteri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak sebesar kecemburaanku kepada Khadijah, meskipun aku tidak pernah melihatnya. Adalah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam seringkali menyebut-nyebut namanya dan setiap kali menyembelih qurban Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam akan menyisihkan sebagian untuk dikirim kepada wanita-wanita yang menjadi shahabat kepada Khadijah. Terkadang aku berkata kepada baginda,: Sepertinya di dunia ini tiada lagi wanita selain Khadijah. Maka baginda bersabda: Sesungguhnya dia demikian .. demikian (banyak kelebihan Khadijah), dan darinya aku memperoleh anak-anak.”


Diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu anha, beliau berkata: “Rasulullah hampir tidak pernah keluar dari rumah sehingga beliau menyebut-nyebut kebaikan tentang Khadijah dan memuji-mujinya setiap hari sehingga aku menjadi cemburu maka aku berkata: Bukankah ia seorang wanita tua yang Allah telah menggantikannya dengan yang lebih baik untuk engkau? Maka beliau marah sampai berkerut dahinya kemudian bersabda: Tidak! Demi Allah, Allah tidak memberiku ganti yang lebih baik darinya. Sungguh ia telah beriman di saat manusia mendustakanku, dan menolongku dengan harta di saat manusia menjauhiku, dan dengannya Allah mengaruniakan anak padaku dan tidak dengan wanita (isteri) yang lain. Aisyah berkata: Maka aku berjanji untuk tidak menjelek-jelekkannya selama-lamanya.”


Dan baginda shallallahu 'alaihi wa sallam berkata membela dan memuji Khadijah binti Khuwailid radhiyallahu 'anha ketika ‘Aisyah radhiyallahu 'anha cemburu kepadanya:“Sesungguhnya aku diberi rezki yaitu mencintainya.” (Hadits riwayat:Imam Muslim, hadits 6228 kitab Fadha`ilus Shahabah, bab Fadha`il Khadijah Ummul Mu`minin radhiallahu 'anha)

اللهم صل و سلم و بارك عليه و آله و اصحابه

1 komen:

Awanama berkata...

salaam, saya copy & paste to my blog, moga diizinkin (maaf tak minta izin dulu). syukrillah n salaam

Related Posts with Thumbnails